Title : “Unintended”/Part 1

Title : “Unintended”/Part 1

Author:@ Intanelfsj

Cast:- Lee Yoon hae (OC)

-Kim taehyung

-Jung hana

-park yunsu

-Lee Donghae

-Young semi

Genre: Romance,life,comedy,school life

Range: PG-16

 

-sebelum baca author intan mw curhat dikit,ini bukan ff pertama author,tapi ini pertama kali author posting,soalnya dulu masih rada2 malu buat posting ,ya author Cuma share di temen deket aja and ff ini terinspirasi dari khayalan author sendiri,bukan jiplak atau dari hasil plagiat,real dari otak author,kalo ada kesamaan tentang cerita,mohon di maklumi,mian author kebanyakan bacoot,,cekidoooot,,,,-

 

 

 

 

-Author POV-

KRRRRIIING kriiing KRIIING,,,,,

Terdengar jelas bunyi alarm yang menunjukan pukul jam 7:00 pagi dari luar kamar yoonhae,namun gadis yang masih berumur 17 tahun itu,sepertinya pedengarannya bermasalah,tubuhnya tidak bergerak sama sekali,sehingga wanita paruh baya atau eommanya turun tangan untuk membangunkannya agar anak bungsunya itu tidak terlamabat sekolah,

“yoohae-ya,ieroona,,ini sudah waktunya bangun,kau mau terlamabt lagi,”suara dari luar pintu,namun tidak ada shutan dari sang anak,ibunya pun mulai geram dan langsung masuk kamaar sambil membawa alat penggorengan,,

“pantas saja kau tidak bangun-bangun,dan tidak mendengar alarmmu berbunyi,ternyata semalaman kau tidak melepas headset di telingamu,”omel sang ibu sambil mencabut headset yang masih menempel di telinga sang anak

“IREOOOOOONAAAAA,,,!!!!!! “teriak sang ibu

“aaa eomma,kenapa pagi-pagi sudah ribut,”
“yaaak,anak malas,apa kau tidak sekolah,setelah libur panjang pekerjaanmu hanya tidur,lihatlah matahari sudah terang dan ini sudah jam 7:15,kau mau mendapat hukuman setelah liburan musim panas mu Huuuuh?”

“arrasooo,,aku akan mandi”berjalan ke arah kamar mandi.

 

 

^^_^^

Yoonhae POV

Setelah selesai meniyiapkan beberapa buku pelajaran dan sedikit merapikan pakian seragam ku,aku harus sarapan dan bergegas berangkat sekolah,

“morning everybody J “mengambil tempat duduk

“pengucapanmu sungguh buruk”

“yaaak, Lee donghae ini masih pagi,jangan mencari gara-gara dengan ku,sudah untung aku beri salam ckckck”

“beri salam jidat mu,kau bahkan tidak sopan ke pada oppa mu”aku tidak menjawab,percuma bersilat lidah dengan orang seperti dia,sampai tahun depan pun tidak akan kelar.

“eomma aku berangkat dulu sudah siang,”beranjak dari tempat duduk dan siap mengambil tas

“cangkhman,,nanti setelah pulang sekolah,langsung pulang ada yang ingin eomma bicarakan,arrasoo?”

“membicarakan apa,kenapa tidak sekarang saja”

“nanti kau terlamabat ke sekolah,berangkat dengan oppamu,,kau anatar adikmu sekalian eoh”

“shireooOo,,,”melihat eomma akan memukul kepalanya dengan sendok makan”aaaaresoooyeo eommanim” melihat ekspresinya membuat ku tertawa terbahak-bahak

“kau berhenti tertawa,atau aku akan menurunkanmu di tengah jalan”membuatku langsung terdiam tanpa ekspresi.

 

 

^^_^^
Author POV

 

‘’yeoseo,,hana-ya,,deo eodiseo?”di sekitari sekolah koridor sekolah yang cukup sepi,karena sudah saatnya siswa memasuki kelas,yoonhae menghubungi sahabatnya hana,sebenranya tadi dia sudah mengubungi,yunsu tapi tidak ada jawaban.

“aku di dalam kelas,park sesongniem sudah masuk,kau tamat sekarang, cepaat,,,lah”hana berbicara dalam keadaan berbisik namun telponya segera di pindah tangankan ke seseorang,dan lebih tepatnya itu ke park sesongneim ,”yoonhae,lebih baik kau tidak usah datang ke sekolah saja sekalian,kalau pekerjaanmu hanya terlambat,JANGAN MASUK KE KELASKU HARI INI”teriaknya dalam telpon,membuat para siswa menoleh ke sumber suara

“nee,,,?seasonmin jongmal chuseuamida,tapi ini kan hari pertama masuk sekloah setelah liburan musim panas,tolong  di maklumi saja”nada memohon di dalam telpon,tapi tidak ada sahutan sama sekali.langsung menutup telponnya.

^^_^^

“aish,,,memangnya kesalahan ku apa,dia guru yang terlalu overprotectif aku sangat kesal hari ini,apa yang harus aku lakukan?lebih baik ke kantin saja”aku pun mengubah jalan yang tadinya menuju kelas tapi ke arah kantin,aku menghentikan langkahku saat ada bekas minuman kaleng tepat di depan sepatu ku,melihat sekitar,karena aku berada di daerah para sunbae

“kenapa  anak kelas 12 malas sekali buang sampah,aish jinja,persetan dengan sampah”tanpa basa basi akupun menendang kaleng minuman dengan tendangan yang cukup keras dan PAAAAAk,”aaaaakk,,,appo”pekik suara namja yang sepertinya kesakitan

“OMG,apa aku mengenai seseorang?”aku pun hendak membalik badanku,yang tadinya mengarah ke arah kantin,tapi sekarang ke arah yang berlawanan,aku sangat takut jika aku salah target,bagaimana kalau dia sunbaeku,,,

“YAAAAaaaakkk!!!! Kau mau kemana,setelah apa yang kau lakukan kepada kepala ku eoh?”mendengar suaranya membuat tubuh ku mati rasa,,,eoteokhe?sebaiknya aku lari saja,aku mendengar suara langkah kakinya mendekat ke arah ku,tanpa aba-aba aku langsung berlari secepat mungkin,

“yaaak,kau mau lari kemana”sial,apa dia mengejarku,belum sampai 5 menit aku berlari di sekitar gedung sekolah,aku sudah kelelahan,aku sudah tidak kuat lagi,tapi namja itu semakin dekat,

“aku sudah tidak kuat lagi,lebih baik aku menyerah saja,a”aku berhenti tepat di gedung bagian selatan dimana di depanku sudah ada jalan buntu.

“changkaaaaamnayeo,,huu hu huh huh,beri aku waktu bernafas sebentar”saat dia benar-benar di depan ku

“kau,berani sekali melepar ini kepadaku,jika tadi kau langsung minta maaf kepada ku,mungkin aku bisa memaafkanmu,tapi kau sepertinya orang yang tidak bertanggung jawab,dan terlebih lagi kau seorang junior !”mendengar ucapnya membuatku mendongak sedikit,agar aku bisa melihat wajahnya

“jongmal mianhe sunbae,aku tidak sengaja,aku lari ha…hanya karena ….”

“karena apa huh?”teriaknya membuat ku kaget

“aku sedang olahraga,,yaa olahraga”

“MWOOOO,,,OLAHRAGA?yang benar saja,”dia tersenyum pasrah,dia memang terlihat cukup tampan,dia sedikit lebih tinggi dari ku,,karena tinggiku 165 cm,,bisa jadi tingginya 170,mungkin,,yak yak,,apa yang aku pikirkan,,,

“yaaak,,,apa yang kau pikirkan huh,apa kau mau lari lagi,percuma saja tidak ada jalan,bodoh,lebih baik cari solusi untuk memar di keningku ini”dengan nada di yang cukup menekan di akhir kalimatnya

“arrasooo”teriak ku tidak mau kalah

“yakk,apa kau berbicara informal kepadaku?”

“arraseyeo sunbaeniiiiiim J geunde jinja appo?”

“tentu saja bodoh,apa kau mantan pemain sepak bola huh,tendanganmu keras sekali”

“anyeooo,,hanya saja aku tadi sangat kesal dengan guru yang ada di kelas ku,dia tidak mengijinkanku masuk kelas,”

“aku tidak peduli dengan masalahmu,yang penting coba obati keningku, L”

“ne,aku cari plester luka dulu di tas ku,aish dia begitu cerewet”aku mencari tas kecil,

aku mengambil plester bergambar kartun pororo,dan mencoba menempelkan di dahinya,tapi aku tidak bisa karena dia berdiri tegak,,

“sunbae,bisa menunduk sebentar? Aku tidak bisa melihat bekas lukanya?”dia pun menbungkuk sedikit membuat jarak yang cukup dekat dengan wajahku,,aku pun menempelkan plester pororo di luka bekas minuman kaleng,terlihat jelas luka di keningnya,pantas saja langsung meninggalkan bekas.dari jarak yang sangat dekat dia sangat lucu,sangat mirip dengan almarhum anjing si donghae.

“apa aku terlalu tampan,sehingga sulit untuk mengalihkan pandanganmu”akupun tersadar mendengar suara seraknya dan dia semakin memajukan wajahnya,membuatku gugup setengah mati.akupun segera membuat jarak denganya

“MWO,wajah tampanmu,? Yang benar saja,tukang kebun di rumahku saja lebih tampan darimu,,hanya saja kau terlihat tidak asing…”jawabku ketus

“apa aku mirip mantan pacarmu,sehingga saat melihat wajahku,kau teringat masa lalu mu?”

“MWOOO,,,,”dia benar-benar menyebalkan dari yang aku banyangkan.

“yaaak,kim taehyung apa yang sedang kaulakukan di situ huh”terdengar suara teriakan seseorang,lebih tepatnya namja
“apa kau menggoda gadis lagi?,,aigooo”celetusnya tidak jelas

“anii,dia bukan tipe ku,,,”sambil memandangku dari atas sampai bawah,akupun yang terlihat bodoh malah ikut-ikutan melihat penampilanku.

“kalau begitu mari ke kelas,sebelum penggaris kayu sooman saem mendarat di bokongmu”

“tunngu aku,masalah kita belum selesai lee yoonhae”dia menggambil tag name di baju seragam ku dan berlari meninggalkanku,yang masih mematung di tempat.

“apa yang aku lakukan disin,bukakah aku harus kembali ke kelas juga”.

 

^^_^^

Yoonhae duduk dengan ketiga temanya di kantin,karena sudah waktunya untuk makan siang,tapi yoonhae tidak terlihat begitu tertarik dengan makan siangnya saat ini

“Yoonhae-ya,kenapa kau tidak makan”tanya salah satu sahabatnya yang memiliki tubuh seperti karung beras itu,bagaimana tidak pekerjaanya hanya makan dan makan

“kalau kau tidak makan buatku saja eoh”tanpa basa-basi yunsu pun mengambil piring yoonhae

“yaaak,yunsu-ya katamu kau akan diet,astaga,tidak hran tubuhmu seperti mobil derek,pekerjaanmu makan saja”protes hana

“dan kau yoonhae,apa terjadi sesuatu saat kau meninggaklan kelas tadi eoh?”

“mmm,”
“Mwoonde?”tanya hana

“aku bertemu sunbae gila,dia mencari gara-gara dengan ku,aish kalau aku sampai bertemu denganya aku ingin sekali mencincang-cincang tubuhnya dan membuat sate madura”geram yoonhae yang sudah sangat kesal

“aku sedikit ragu dengan ceritamu,sepertinya bukan dia yang mencari gara-gara,melainkan kau yang mulai duluan !.memangnya siapa sunbae yang kau maksud?yeoja-ya?”

“aku hanya tidak sengaja menendang bekas minuman kaleng dan langsung mengenai kepalanya,,,dia namja,kalau tidak salah namnya ,,,,tae,,taehyung,kim taehyung”

“MWO KIM TAEHYUNG,NAMJA PUJAAN SETIAP WANITA”seru yunsu

“yaakk lee yoonhae deo picasseo?kau menendang minuman kaleng dan mengenai kepalanya,kau dalam masalah besar ! “perjelas hana

“naega mwoo? Memangnya siapa dia,kenapa aku harus dalam maslah besar?”

“dia adalah anak pemilik sekolah ini,dan dia seorang playboy berdarah dingin,walaupun dia seorang playboy,banyak para yeoja yang bertebaran di mana-mana mengaguminya,apa dia mengatakan sesuatu padamu?”tambah yunsu

“eoppseo,…tunggu sebentar,,dia mengambil tag name ku dan mengatakan masalah kita belum selesai”kaget yoonhae,dan ekspresi kedua temanya sama denganya

“eottekhe?,apa aku akan di keluarkan dari sekolah,?”ucapnya asal

“molla,”ucap yunsu

“menurutku tidak”balas hana “bukakah orang tua mu juga memiliki dana di sekolah kita,jadi menurutku itu tidak mungkin”perjelas hana.

“apa menurutmu begitu?”

“tapi menurut pandanganku”sambut yunsu”jika dia tidak bisa mengeluarkan mu dari sekolah,maka dia akan membuatmu mau meninggalkan sekolah,itu sudah sering terjadi,tapi nasib sial itu sering menimpa kalangan namja”jawaban dari yunsu membuatnya langsung menghempaskan kepalanya di meja.

 

 

^^_^^

Lee Yoonhae,Jung hana,dan si gendut yunsu berjalana bersamaan menuju gerbang utama sekolah,karena sudah waktunya untuk pulang kerumah masing-masing.

“yoonhae-ya apa kau mau ikut ke menonton bersama kami,aku dengar ada banyak movie baru di bioskop”tawar yunsu

“anii,eomma ku menyuruhku pulang awal hari ini,mianhe”

“bukankah itu mobil eommamu”hana sedikit berteriak membuat yoonhae melirik sekitar

“mmm,,,kalau begitu aku pulang duluan,anyeoong”melambaikan tangan pada kedua temanya

“anyeoong”balas kedua sahabatnya.

 

^^_^^

“eomma datang menjemputku?” langsung masuk ke dalam mobil”anyeong yoo ajushi”sapanya pada supir pribadi ibunya

“ne agashii,bagaimana sekolahnya?”saat mobil melaju dengan kecepatan standar

“hari ini sedikit menyebalkan..eomma,memangnya apa yang ingin ibu bicarakan?”

“selama seminggu penuh eomma akan menyusul appamu di jepang,eomma khwatir kau sendirian di rumah”

“bagaimana aku bisa sendirian kan ada oppa dan juga ajumha,”

“oppamu selama 2 minggu akan berada di kampusnya non stop tanpa pulang,dan ajumha pulang karena harus mengurus anaknya yang masuk rumah sakit,dan yoo ajushi akan ikut bersama ibu”

“jadi maksud eomma,aku akan ikut ke jepang?”

“tentu saja tidak,lalu bagaimana dengan sekolahmu !,untuk sementara waktu kau tinggal di rumah teman baik eomma,jadi eomma dan  tidak perlu khawtir meninggalkanmu sendirian di rumah,kau mau kan”

“arrasoo,aku juga tidak ingin tinggal sendirian di rumah besar itu,kalau ada sik kepala batu donghae sih aku akan baik-baik saja di rumah,baiklah aku akan mengikuti keinginan eomma,jadi kapan ibu akan berangkat,?”

“sore ini,,,nanti kau akan di jemput di rumah oleh anaknya,kalau tidak salah kau satu sekolah denganya,,tapi eomma lupa dengan namanya”

“baiklah,eomma berhati-hatilah,katakan pada ayah aku merindukannya”

“arraseo”

 

 

^^_^^

Semua barang dan pakian yang akan Yoonhae bawa sudah di siapkan,hanya tinggal menunggu di jemput

“kenapa belum juga yang datang menjemputku,katanya yang menjemputku anaknya”ini sudah jam 8:00 malam,dan aku sendirian di rumah,setidaknya sik kepala batu lee donghae berangkat setelah aku pergi.sekitar 15 menit terdengar suara mesin mobil,dan bunyi klakson mobil,yoonhae pun bergegas keluar sekaligus dengan barang dan kopernya tidak lupa boneka singa kesayanganya,yoonhae melihat namja menggunakan kaus putih  memebelakangi dirinya.

“heem,,apa kau datang menjemputku?”tanya yoonhae dengan seyuman khasnya

“ emm,ibu ku meyuru…..”ucap namja itu sambil membalikan tubuhnya betapa terkejutnya Yonnhae saat melihat namja yang benama Kim taehyung itu tepat berada di depanya ,begitu juga dengan taehyung dia sama terkejutnya dengan yoonhae.

“Deoooo !!!!!”ucap keduanya bersamaa dengan ekspresi yang sama

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APOLOGY chapter 1

 

Poster Apology

Author : @intanelfs

Tittle : A P O L O G Y

Range : Sad,Romance,School life,Family

Length : Chapter

Disclaimer : Posted On https://fanfictionside.wordpress.com/

Rating : PG 16-17

Cast :

– Han Jia

– Byun Baekhyun

-Kim Hanbin

– Other cast

Author NB :    # Happy Reading J

# NeedComment

# JustComment

#Typo Every Where

 

~Author POV~

 

@ Jia House

Kehidupan setiap masing-masing keluarga memang berbeda-beda,bagaimana tentang kehidupan keluarag Han Jia yang orang tuanya selalu terlibat pertengkaran setiap harinya ,ketidak cocokan akhirnya membuat mereka berpisah,perceraian hal yang dialami kedua orang tuanya membuatnya tidak terlalu menikmati yang namanya hidup semsetinya ,lebih lebih sekarang keluarga barunya . Ayah Han jia bercerai dengan ibunya di saat dia baru memasuki umur 17 tahun dan dua bulan yang lalu dia telah mempunyai ibu baru berserta kakak baru,Jia sangat tidak meyukai hal itu,dia bukalah gadis yang senang akan hal baru ,terlebih lagi wanita yang sekarang menggantikan status ibunya adalah istri simpanan ayahnya selama setahun ini,yang menghancurkan keluarganya,wanita yang hanya menginginkan status social,harta ayahnya,dia membenci ibu barunya berserta anaknya (Byun Baekhyun),jia akan terang-terangan bila dia tidak menyukai seseorang,setiap harinya jika ia bertemu dengan baekyun atau yoon mirae (ibu baekhyun) jia tidak segan-segan mengeluarkan kata-kata kasar,bahkan di depan ayahnya sekalipun dia sama sekali tidak takut.salah satu contohnya acara sarapan pagi ini yang di tandakan dengan tanpa suara kecuali suara dentingan garpu dan sendok.jia melirik ibu tirinya yang sibuk dengan makananya begitu juga dengan baekhyun tapi tidak dengan ayahnya,ayahnya seharusnya sarapan tapi yang dilihatnya ayahnya hanya bercengkrama dengan laptopnya dan kertas-kertas tidak jelas,jia yang melihat ketiga orang tersebut sambil mengangukan kepalanya “haruskah aku buat keributan di pagi hari yang cerah ini”ucapnya dalam hatinya sambil tersenyum

“apa ada yang lucu”Tanya ayahnya sambil menatap jia penuh heran

“anyeo,aku sedang memikirkan sesuatu”ucap jia sambil menatap ayahnya kembali

“Han jia bagaimana dengan sekolahmu?”jia dengan replek menatap wanita yang memang menurut standar lebih dari kata cantik yang duduk di samping ayahnya,jia mendengus kesal

“aku tidak sembarang menjawab pertanyaan orang asing” ucap jia sambil tersenyum tanpa dosa sambil menujulurkan lidahnya dan kemudian dia menatap baekhyun yang kini tengah menatapnya dengan tatapan datar

“apa yang tadi kau pikirkan “bagimana aku membuat keributan di pagi ini” eoh “ucap ayahnya dengan tatapan yang ingin membuhunya

“BINGO, Appa daebak,kau begitu memahami putrimu ini”

“jia-ya ,,,, jika kau memiliki waktu luang pergilah belanja apapun yang kau inginkan atau kau bisa berlibur dengan teman mu,jadi ayah mohon tenangkan pikiranmu dan jangan pernah membuat keributan lagi dan kau harus bisa lebih sopan dengan ibu mu,Arraseo?”ucap ayahnya dengan lantang seolah dia menganggap jia butuh hiburan karena stress,tapi hanya di tanggapi dengan dengusan kesal oleh putrinya,

“Mianhe appa sepertinya aku harus menjelaskan beberapa hal…,aku tidak bisa menuruti kata-kata mu,karena aku hanya memiliki satu ibu,aku tidak lahir dari dua rahim,terlebih lagi ibu ku masih hidup sampai matipun aku tidak akan pernah mau memanggilnya IBU,justru aku akan lebih senang memanggil shin ajhuma(asisten rumah tangga) dengan sebutan ibu.terimakasih atas sarapnya,aku benar-benar menikmatinya,aku harus berangkat sekolah”jia pun beranjak dari kursinya tapi kemudian dia kembali memabalikan badanya

“aku lupa satu hal lagi,,appa ,,,sejak aku lahir sampai umur ku 18 tahun aku tidak penah memiliki seorang teman, karena mereka tidak mau berteman dengan ku,begitupun juga aku”jia benar benar sudah pergi,ayahnya hanya menarik nafas dalam-dalam,dia kadang merasa bersalah dengan putrinya.sedangakan baekhyun menatap kepergian gadis itu dengan tersenyum miris,yang dipikiranya sekarang “ gadis keras kepala,sombong,arogan,tidak meiliki sopan santun sama sekali,aku harus memikirkan bagaiman cara menyingkirkan gadis itu”,ikirnya dalam hati

“baekhyun bagaimana kuliah mu?” Tanya ayahnya jia

“seperti biasa tidak ada yang berubah,,,Ajushi aku harus berangkat sebelum terlambat”baekhyun hendak beranjak dari kursinya tetapi ayah jia menatapnya mengisyaratkan untuk duduk kembali

“ternyata kau tidak jauh beda dari jia ya !,berhenti memanggiku ajusshi” ucap ayah jia sambil meleparkan sebuah kunci?

“gunakan itu untuk keperluan mu sehari-hari,mobil itu baru datang pagi ini”

“mungkin permintaan ajushi untuk di panggil ayah saya akan menurutinya,tetapi untuk mobil itu saya tidak bisa menerimanya,saya lebih suka naik bus atau taxi,kalau begitu saya berangkat dulu”baekhyun membungkukkan badan dan meninggalkan ruang makan tersebut.

“Jia dan baekhyun benar-benar berbeda,kau benar-benar mendidik baekhyun dengan baik,aku terlalu memanjakan gadis itu,aku butuh bantuan mu untuk mendidikji menjadi gadis yang lebih ramah terhadap sesama”

“Itu memang sudah tugas ku,jia sebenarnya anak yang baik,mungkin dia melakukan itu untuk memberontak !”

“membrontak,maksudmu?”

“Jia melakukan itu karena alasan,aku mendengar dari park ajushi kalau jia akhir-akhir ini sering bertemu dengan Ny.Han(ibu Jia),aku sudah membuang pikiran ini jauh jauh,tapi menurutku Jia membenci ku dan baekhyun karena hasutan dari Ny.Han,aku tidak bermak…”

“bagaimna mungkin kau bisa berpikiran seperti itu?”

“ani… eee,..maksud ku,,”

“aku juga,..maksudku kita memikirkan hal yang sama,menurutku juga begitu,ini pasti ulah ibunya”uca ayah jia sambil menatap istri barunya,Ny.baek hanya tersenyum

“kita harus melakukan sesuatu”ucap mereka secara bersamaan.

.

.

.

Entah hujan angin badai dari mana tiba-tiba Yonsei High School menjadi mendadak heboh seperti ini,terutama siswa-siswa perempuan,mereka seakan-akan melihat pangeran William yang sedang berjalan di tengah koridor yang menjadi pusat perhatian siswa perempuan,semau seakan akan tergila-gila padanya,siapa yang tidak akan gila karena kim hanbin anak pemilik yayasan

“aku dengar dia baru datang ke korea”ucap seorang yeoja di tengah kerumunan

“Waaah Daebak,siapa sangka dia begitu tampan,semoga kita da kesempatan buat berkenalan dengannya”

“berkenalan? Huh yang benar saja dia sudah bertunangan”sambut yeoja lainya

“Mwo ? dia bertunangan dengan siapa? “.

“yang jelas bukan anak dari sekolah kita”

.

.

.

Materi pembelajaran di Kelas 3-2 berlangsung dengan sepi dan tentram,walapupun mereka hanya di tugaskan untuk mengerjakan 20 soal matematika ,kelas ini akan dengan senang hati mengerjakannya,karena perebutan pringkat di kelas ini sangat ketat,si ketua kelas Han jia tidak ada yang bisa menyaingi kepintarannya,dari TK-Sekolah menengah pertama dia merupakan lulusan terbaik dengan nilai bisa dibilang lebih dari kata memuaskan.

“Ketua..Kau di panggil kepala sekolah”

“emmm,,,aku akan segera kesana”

.

.

Jia Pov

“Aishh,,kenapa dia terus memanggilku,,, dalam sehari dia bisa memanggilku 3 kali aish seperti waktu makan saja”,menjadi ketua kelas memang tidaklah mudah , apalgi setiap ada acara organisasi kenapa harus aku yang menjadi ketuanya,dan kepala sekolah memanggilku pasti akan membahas rapat pembentukan panitia peringatan hari jadi sekolah,padahal aku belum membuat kerangkanya sama sekali,,,aku mencoba menarik nafas bebrapak laki kemudian mengetuk pintu dengan perlahan.

“masuklah”

“ada perlu apa anda memanggil saya?” ucapku sambil menundukan kepala,sepertinya ada seseorang di sebelahku terlihat dari sepatu bermerknya,namja? Siapa dia,? Berbagai pertanyaan terngiang-ngiang di kepala ku dan,,

“dia baru pindah hari ini”ucapan dari kepala sekolah menjadi jawaban yang sedikit membantu

“mungkin ini pertama kali kalian bertemu,tapi aku sudah tau kalo Han Jia pasti sudah mengeanlmu” apa maksudnya ,aku padahal baru melihat wajahnya,namanya saja aku tidak tau,heol benar-benar tidak bisa di percaya

“saem,saya tidak mengerti maksud perkataan anda “mengenal dengan baik”,tapi saya baru melihat wajahnya dan namnya saja saya tidak tau”

“mwo,apa kau benar-benar tidak tau,satu sekolah sudah gempar dengan kedatangan anak ini”

“aaaa,,,mungkin waktu itu saya sedang bertugas di perpustakaan,.,Keunde saem,,dugueyeo?’’

“Aku Kim Han Bin”

“aku Yoo Han Ji,tapi sering di panggil Si J E N I U S J I A” dengan penuh kepercayaan diri aku memperkenalkan diriku,tapi namnya sedikit tidak asing,

“saem,sepertinya saya tau siapa dia,dia pasti anaknya ,eee, setauku di cukup terkenal eee,aaa Kim woo Bin,jadi dia anaknya woobin,,,akh sepertinya bukan dia padahal baru-baru ini menikah,mungkin saja adiknya”

“katamu kau si jenius tapi wawasanmu benar-benar buruk”

-Author Pov-

Kepala sekolah yang melihat han jia sudah mulai geram,

“asataga han jia,kau jangan membuat dia kesal eoh,,Jia dia anakanya ketua yayasan anknya Direktur Kim,apa kau sudah tau sekarang,”

“oooow,oh,,, tentu saja dia sangat mirip dengan ayahnya “ han jia benar-benar terlihat bodoh hari ini

“jadi aku memanggilmu kesini untuk mengantarnya berkeliling sekolah,eoh,jadi ibu mengandalkan mu,”

“tapi saem saya sedang mengarjakan tugas,dan benar-benar sibuk,masih banyak tugas yang harus saya kerjakan,apalagi ini hal penting ,bukankah saem menyuruhku untuk secepatnya membentuk panitia peringatan hari jadi sekolah,aku harus mengahadiri rapat,sekarang juga,aku bisa menyuruh wakil ketua kelas,nde?” perkataan han jia membuat hanbin sedikit kesal,hanbin berpikir kalau gadis ini benar-benar “menyebalkan,sok pintar,sok sibuk,”,jia yang melihat kepala sekolah dengat tatapan ingin mencabut nyawanya hanya bisa menganggukan kepalanya

“arrasoyeo,,,Saem saya sepertinya akan bersikap professional,tidak harus memandang dia itu akan presiden,anak direktur,sekolah ya sekolah jadi saya akan bersikap sewarjarnya”mendengar penuturan Jia kepala sekolah hanya tersemnyum kikuk.

YAAAK,Kau kim HABIN,apa yang kau lakukan di sana,cepat ikuti aku ”Jia sedikit berteriak di ruangan itu,kim hanbin sedikit kesal karena namanya diganti seenak jidatnya.sekarang mereka sudah berada di luar ruangan kepala sekolah,jia membalikan badanya mengahdap kearah hanbin

“kim habin,bisakah kau berkeliling sendiri,aku sangat sibuk”ucap hanjia hanya di dibalas tatapan kesal dari hanbin

“asal kau tau nama ku bukan habin tapi HANBIN,apa kau terlalu bodoh untuk menyebut nama itu huh!!!”

“mianhe,aku sedikit bermasalah tentang mengingat nama orang,jadi kim HANBIN-sii saya mohon maaf karena tidak bisa membantu anda untuk berkeliling karena saya sedang di tunggu untuk rapat,jadi saya akan merekomendasikan siswa lain,Arraseoyeo!!”sedikit penekanana di kata terakhirnya,han jia hendak pergi namun lenganya langsung di tahan oleh hanbin.

“KAU YANG HARUS MENGANTAR KU BERKELILING !!!!!”hanbin mengataaknya dengan penekanan di setiap kata-katanya,han jia sudah mulai kesal dengan anaka satu ini,

“baiklah aku akan menganatar mu,dan itu tidak akan memakan waktu sampai 5 menit,”jia langsung menarik lengan hanbin untuk menuju koridor lantai satu,tujuan han jia adalah madding.

Jia melepasakan lengan hanbin saat mereka tiba di sebuah gambar yang cukup besar

“apa kau tau ini apa”Tanya jia pada hanbin,hanbin yang melihat itu hanya bisa tersenyum meremehkan,anaka

“anak TK saja tau itu gambar apa,kau menyeret ku hanya untuk melihat ini huh?”hanbin sangat kesal dengan gadis satu ini

“Mmm tentu saja,sudah kukatakan kita tidak akan lebih memakan waktu 5 menit untuk berkeliling sekolah yang sebesar komplek perumahan ini,jadi dengan DENAH sekolah ini aku akan membantumu,”jia mengatakan hal itu sambil melirik hanbin yang ada disamping kirinya,jia bisa tau dari reaksi hanbin sudah sangat terlihat kesal,tapi jia akan membuat hanbin jadi semakin kesal karena menurut jia jika hanbin sudah sangat muak maka hanbin tidak mau diajak berkeliling dan jia bisa mengikuti rapat.jia mulai menujuk denah itu dengan tanganya

“jadi kim hanbin akan aku tujunkan bebrapa temoat di sekolah ini,jadi tempat yang aku tunjukan di gambar ini adalah ruangan kepala sekolah yang baru saja kita datangi,dan ini ad..aa.la,,yak apa yang kau lakukan,apa kau sudah gila?”jia replek menghentikan tangan habin yang sedang merobek denah sekolah seluas peta dunia itu,sekarang denah itu sudah terbelah menjadi dua,,sekarang sudah menjadi beberapa robekan kertas,jia terlihat panic karena beberapa siswa sedang melirik kearah mereka.

“AKU AKAN MENGANTAR MU”teriak jia membuat hanbin menghentikan aktivitas merobek gambar denah itu,dan mengeluarkan senyum kemenanganya pada jia

“kalau begitu Ayo”ucap hanbin.

Mereka berdua mulai taor keliling sekolah mulai dari gerbang sekolah,karena ide sialan itu muncul dari si sialan hanbin,itu yang diakatakan jia di dalam otaknya,jia sangat kesal karena dari tadi hanbin tidak memperthatikanya sama sekali saat meraka tiba di lapangan basket karena hanbin sibuk menyapa para siswa perempuan yang dari tadi terus memnggil hanbin.

.

.

.

Akhirnya mereka tiba di tempat terakhir yaitu kolam renang yang merupakan tempat paling ujung dari sekolah ini.

“jadi ini adalah tempat terkahir,kau pasti sudah tau kan tempat ini apa,?”ucap jia yang sudah terlihat sangat lelah,jia melirik jam tanganya

“Oh my God,kita menghabiskan waktu 2 jam 35 menit hanya untuk mengeliling sekolah ini,aish,kau benar-benar menyita semua waktu ku”

“sorry,yak apa bangunan kolam renang ini masih baru”Tanya hanbin

“tentu saja,ayahku menghabiskan banyak uang untuk mendanai gedung ini”balas jia

“apa kau sedang memamerkan kekayaan mu?”

“tentu saja,kau pikir hanya kau saja yang bisa,bukankah sekolah ini di buat oleh ayah mu hanya untuk menerima orang kaya disertai otak yang bisa diandalkan,aku heran kenapa rata-rata sekolah di korea seperti ini,aku pikir hanya ada di drama”

“jadi kalau kau sudah tau begitu kenapa kau bersekolah disini?”pertanyaan habin membuat jia ingin melemparnya ke kolam renang,karena itu adalah kesempatan yang bagus Karen mereka sedang berdiri di pinggir kolam

“aish,aku benar-benar tidak tau diri,asal kau tau ayahmu merekomendasikan sekolah pada ayah ku”

“jadi itu bagus ayah ku seorang pembisnis yang handal”

“waaah kau benar-benar handal dalam membuat sesorang menjadi kesal,jika kau masih ingin disini,kenapa tidak sekalian kau merasakan kolam ini huh?aku benar-benar tidak suka berlama-lama dengan mu”ucap jia hendak pergi namun lengannya di tahan hanbin

“kenapa kau tidak saja yang mencobanya duluan”hanbin tersenyum miring melihat jia yang sudah di ujung tanduk,karena posisi jia sekarang benar-benar di ujung tanduk,jika hanbin melepaskan tanganya jia akan terjatuh ke kolam,

“yaaaak jika kau melepaskan ku aku akan membunuh mu”

“dan aku tidak sabar di bunuh oleh mu”dan sepertinya hanbin tidak akan membirakannya lolos, hanbin melepaskan tangan jia.Han jia yang sudah tau kalau hanbin akan melepaskan tanganya maka dia dengan replek memeluk leher hanbin dan kalian sudah tau apa yang terjadi dengan mereka,mereka berdua tercebur dalam kolam.

Di dalam air jia memeluk erat hanbin ,bayangan aneh mucul di kepala jia,

“salajueseo,,,eomma salajueseo,,,”menurut hanbin,jia terlihat sangat ketakutan,padahal kolam ini tidak dalam sama sekali hanya mencabai batas dada.

“yaaak pijakan kaimu di lantai”hanbin mencoba melepaskan jia dari pelukannya namun jia sangat erat memeluknya

“aku mohon jangan lepaskan aku”jia masih berada di pelukan hanbin

“berhenti mencari kesempatan dari ku,pijakanlah kakimu di lantai”hanbin menekan pundak jia,membuat kaki jia bisa merasakan lantai dan jia membuka matanya,jia melihat tanganua berada di pundak hanbin dan langsung dengan replek melepaskan tanganya

“kenapa tangan ku bisa disana”jia pura-pura seperti tidak terjadi sesuatu

“apa sekarang kau kehilangan ingatan mu huh?”teriak hanbin

“yaaaak ini semua karena ulahmu,,”

“kau saja yang bodoh tidak bisa berenang”ucap hanbin yang hendak meninggalkan jia menuju dinding kolang namun di tahan oleh lengan jia,wajah jia sangat terlihat memelas

“jangan tinggalkan aku”ucap jia

“yaaak kau bisa berjalan kesana sendiri,lagi pula kolam ini tidak dalam,lihtalah ini tidak sampai ujung kepala mu,aku padahal bisa melihat pakaian dalamu”ucap hanbin dengan panjang lebar,jia langsung replek menutup bagaian atas tubuhnya

“aku memiliki phobia tentang kolam renang,,”ucap jia sambil menunduk

“huh? Pobia,? Mianhe, aku tidak tau”hanbin sedikit menyesal melakukan hal tadi,kalu saja ia tau ia mungkin tiak akan melakukan hal itu

“aku akan memaafkanmu karena kau tidak tau,mungkin satu sekolah sudah tau kalau aku memiliki phobia,jadi karena kau sudah tau jangan mlakukan hal seperti ini lagi”ucap jia

“mmm,aku tidak akan melakukanya lagi,kau benar-benar terlihat ketakutan tadi aku kira kau sedang bercanda,”ucap hanbin sambil menjulurkan tangannya kepada jia,jia yang melihat hal itu hanya bisa memandang kearah hanbin,

“kau bilang jangan tinggalkan aku,apa kau mau disini untuk selama-lamanya huh,disini sangat dingin ,kita harus naik”ucap hanbin sambil menggenggam tangan jia.

 

#To be continued/End?

#DontForgetComment